Mc Lewis Indonesia

Demam K-Food Jadi Ladang Cuan: BukaUsaha Makanan Korea dari Dapur Rumah

Demam budaya Korea (K-Wave), mulai dari K-Drama hingga K-Pop, telah meracuni hampir
seluruh kalangan di Indonesia. Dampaknya? Minat masyarakat terhadap makanan khas Korea
(K-Food) meroket tajam. Dari anak sekolah, mahasiswa, hingga ibu-ibu muda, semuanya rela
antre dan membayar mahal demi seporsi Tteokbokki atau Korean Fried Chicken.
Bagi seorang istri yang jeli melihat peluang, tren K-Food ini bukan sekadar ajang ikut-ikutan
jajan, melainkan ladang cuan yang sangat menjanjikan untuk membantu perekonomian
keluarga. Tidak perlu menyewa ruko mahal ala restoran Korea, Anda bisa memulai bisnis
kuliner kekinian ini langsung dari dapur rumah!

Kendala Bumbu Terpecahkan: Praktis dengan Mc Lewis
Korean Sauce

Kendala terbesar memulai bisnis makanan Korea adalah meracik bumbu Gochujang yang
autentik. Bahan baku impor biasanya sangat mahal, dan meraciknya sendiri butuh uji coba
berkali-kali. Jika rasa tidak konsisten, pelanggan pasti akan lari.
Untuk menyiasati Harga Pokok Penjualan (HPP) yang tinggi tanpa mengorbankan kualitas rasa,
Mc Lewis Korean Sauce adalah solusi cerdas untuk dapur usaha Anda. Saus ini
diformulasikan khusus dengan perpaduan rasa pedas, manis, dan gurih khas bumbu Korea
yang sangat autentik dan pas di lidah orang Indonesia

Ide Jualan Kekinian Modal Minim Pakai Kemasan 250gr

Jika Anda baru mau memulai usaha dan masih ingin “cek ombak” (tes pasar) di lingkungan
sekitar atau lewat grup WhatsApp, Mc Lewis Korean Sauce kemasan pouch 250gr adalah
pilihan yang paling tepat. Kemasan ekonomis ini meminimalisir risiko modal tertahan, praktis
digunakan, dan habis dalam beberapa kali produksi sehingga terhindar dari food waste.
Berikut 2 ide menu K-Food yang laris manis dan berkeuntungan tinggi:

  1. Ayam Goreng Korea (Yangnyeom Chicken) Ekonomis

Menu ini punya nilai jual (perceived value) yang sangat tinggi di mata pelanggan. Padahal,
modal utamanya sangat murah.
● Cara Buat: Potong kecil-kecil dada ayam fillet atau gunakan sayap ayam, baluri dengan
tepung bumbu krispi, lalu goreng hingga garing. Setelah matang, angkat dan langsung
aduk merata dengan Mc Lewis Korean Sauce. Taburi biji wijen sangrai.
● Strategi Cuan: Kemas dalam paper bowl atau kotak bento bersanding dengan nasi
hangat. Makanan modal belasan ribu ini bisa Anda jual dengan harga Rp 20.000 – Rp
25.000 per porsi!

2. Tteokbokki / Rabokki Ala Rumahan

Jajanan kaki lima Korea ini jadi incaran utama pencinta drakor.
● Cara Buat: Anda bisa membeli garteok (kue beras) instan mentah yang kini banyak
dijual murah di pasar atau e-commerce. Rebus kue beras beserta potongan sosis, fish
cake (otak-otak), atau tambahan mi instan (menjadi Rabokki). Masukkan air secukupnya
dan tuangkan Mc Lewis Korean Sauce hingga mengental. Saus ini langsung
memberikan warna merah merona dan rasa pedas manis yang menggugah selera.

Melepas Lelah Suami dengan Seporsi Kehangatan Ala
Korea

Menjalankan usaha rumahan bukan berarti Anda mengabaikan keluarga, justru ini adalah
bentuk kerja sama tim yang luar biasa. Saat suami pulang ke rumah dalam keadaan lelah
setelah seharian bekerja keras menghadapi kerasnya ibu kota, sambutlah ia dengan senyuman
dan seporsi Korean Fried Chicken hangat yang baru saja Anda angkat dari wajan.
Ketika ia mencicipi bumbu merahnya yang lezat dan bertanya, “Wah, jualan Ibu hari ini laris
manis, ya? Ini sisanya?”
Anda bisa tersenyum dan menjawab, “Alhamdulillah laris, Yah. Tapi yang ini bukan sisa jualan,
ini memang Ibu masakin khusus buat Ayah yang udah capek kerja buat kita.”
Saus Korea dari Mc Lewis tidak hanya membantu menebalkan isi dompet keluarga, tapi juga
menciptakan momen kehangatan di ruang makan. Anda juga tak perlu khawatir soal keamanan,
karena Mc Lewis sudah mengantongi sertifikasi FSSC 22000. Makanan yang Anda jual ke
pelanggan dan Anda hidangkan untuk suami tercinta terjamin 100% aman, higienis, dan
berstandar internasional.
Mulai petualangan bisnis K-Food Anda hari ini. Gunakan kemasan 250gr untuk langkah
pertama, dan bersiaplah membesarkan kapasitas produksi saat pesanan mulai membeludak!
BULDAK!

    Scroll to Top