Cara Tepat Menyimpan Mayones 1 Kg
Agar Awet dan Tidak Terbuang (Mencegah
Food Waste)
Beralih ke mayones kemasan 1 Kg memang terbukti ampuh menekan Harga Pokok Penjualan
(HPP) untuk usaha kuliner. Namun, keuntungan finansial ini bisa sirna seketika jika Anda dan
staf dapur tidak mengetahui cara menyimpannya dengan benar.
Mayones adalah produk emulsi yang terbuat dari campuran minyak, kuning telur, dan asam
(cuka atau lemon). Karakteristik bahan penyusunnya membuat mayones sangat sensitif
terhadap perubahan suhu dan kontaminasi silang. Penyimpanan yang asal-asalan tidak hanya
merusak tekstur dan rasa, tetapi juga memicu pertumbuhan bakteri yang berisiko meracuni
pelanggan.
Agar stok mayones 1 Kg Anda tetap awet dan bisnis terhindar dari kerugian akibat food waste,
terapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) penyimpanan berikut di dapur Anda.
Panduan Menyimpan Mayones 1 Kg yang Benar
- Perhatikan Suhu Ruangan (Sebelum Dibuka)
Mayones komersial yang belum dibuka segelnya aman disimpan di suhu ruang. Pastikan
gudang penyimpanan (dry store) Anda sejuk, kering, dan bersirkulasi udara baik. Hindari
meletakkan kardus stok mayones di dekat sumber panas seperti kompor, oven, atau area yang
terkena paparan sinar matahari langsung, karena panas ekstrem dapat memecah emulsi
minyak dan air pada mayones. - Wajib Masuk Chiller, Bukan Freezer (Setelah Dibuka)
Begitu segel kemasan 1 Kg dibuka dan terpapar udara, mayones wajib segera dipindahkan ke
dalam kulkas pendingin (chiller). Suhu ideal untuk menyimpan mayones yang sudah dibuka
adalah antara 2°C hingga 4°C.
Peringatan Penting: Jangan pernah menyimpan mayones di dalam freezer! Proses
pembekuan dan pencairan (thawing) akan merusak ikatan emulsi secara permanen. Saat
dicairkan, minyak dan cairan pada mayones akan terpisah sepenuhnya, mengubah teksturnya
menjadi encer dan tidak layak pakai. - Pindahkan ke Wadah Kedap Udara atau Botol Squeeze
Kemasan pouch 1 Kg yang sudah digunting rentan terkontaminasi udara dan aroma dari bahan
makanan lain di dalam kulkas. Untuk operasional dapur yang efisien, pindahkan mayones ke
dalam botol squeeze (botol pencet) berbahan food grade untuk penggunaan harian di station
masak.
Jika masih ada sisa di dalam pouch, salin sisa tersebut ke dalam wadah plastik kedap udara
(container box), tutup rapat, dan beri label tanggal pembukaan (first in, first out). - Gunakan Sendok atau Spatula Bersih
Kontaminasi silang adalah musuh utama umur simpan mayones. Edukasi staf dapur Anda
untuk selalu menggunakan sendok, spatula, atau alat takar yang kering dan benar-benar
bersih saat mengambil mayones dari wadah besarnya. Sedikit saja remahan makanan, tetesan
air, atau sisa saus lain yang masuk ke dalam wadah mayones akan memicu tumbuhnya jamur
dan bakteri pembusuk dalam hitungan hari.
Ciri-ciri Mayones yang Sudah Tidak Layak Konsumsi
Meskipun disimpan di kulkas, mayones yang sudah dibuka memiliki batas waktu optimal
(biasanya 1-2 bulan tergantung standar kebersihan operasional). Segera buang mayones jika
Anda menemukan tanda-tanda berikut:
● Perubahan Warna: Menguning gelap atau kecokelatan.
● Pemisahan Cairan (Separasi): Lapisan minyak tergenang jelas di bagian atas dan tidak
bisa menyatu kembali meski diaduk.
● Aroma Menyengat: Tercium bau tengik yang kuat, sangat asam, atau berbau seperti
ragi.
● Munculnya Jamur: Bintik-bintik hitam, hijau, atau putih di permukaan saus atau
pinggiran wadah.
Kualitas Terjamin dengan Standar FSSC 22000
Mencegah food waste dimulai dari memilih produk dasar yang stabil dan diproses dengan
higienis. Varian Mc Lewis Mayo Original maupun Mc Lewis Sweet Mayonaise 1Kg diproduksi
dengan teknologi tinggi untuk memastikan emulsi yang stabil dan tidak mudah pecah
(separasi).
Kepercayaan Anda juga didukung oleh sertifikasi FSSC 22000, standar global yang
memvalidasi bahwa setiap kemasan Mc Lewis terjamin aman dari kontaminasi sejak tahap
produksi di pabrik. Dengan manajemen penyimpanan yang tepat dan pemilihan bahan baku
sekelas Mc Lewis, dapur operasional Anda akan berjalan jauh lebih efisien, bersih, dan
menguntungkan.